Petaka Padang Mahsyar by Dr Mahir Ahmad Ash-Shufi
Petaka Padang Mahsyar by  Dr Mahir Ahmad Ash-Shufi sebenarnya memiliki judul asli Bidayatu Yaumil Qiyamah (Ardhul Mahsyar, Al-Haudh, Asy-Syafa/atul-‘Uzhma) merupa sebuah buku yang mengulas tentang kejadian setelah kiamat ketika umat manusia di kumpulkan di padang mahsyar untuk di mintai pertanggungjawabnnya atas apa yang telah di lakukan selama hidup di dunia.
Buku ini merupakan bagian dari ‘Ensiklopedia hari akhir’ yang membahas tentang permulaan hari Kiamat, ketika alam semesta dan bumi yang kita tempati hancur lebur.  Berbeda dengan edisi sebelumnya, buku Petaka padang Mahsyar ini fokus pada perhelatan besar di padang Mahsyar ketika alam dunia dan alam Barzah berakhir dan alam baru tercipta yaitu alam mahysar.
Allah berfirman,
Artinya: “Apabila terjadi hari kiamat, terjadinya kiamat itu tidak dapat di dustakan (disangkal). (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dna meninggikan (golongan yang lain). Apabila bumi di goncangkan sedahysat-dahsyatnya, dan gunung-gunung di hancurlulukan sehancur-hancurnya, maaka jadilah dia debu yang beterbangan, dan kamu menjadi  tiga golongan. yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kana itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu, dan orang-orang yang paling dahulu beriman, mereka yang paling dulu (masuk sorga). Mereka itulah orang yang di dekatkan (kepada Allah)” (Q>S Al Waqi’ah: 1 – 11)
Di riwayatkan oleh Abu Huroiroh bahwa nabi pernah bersabda, “Pada hari kiamat nanti, umat manusia akan di himpun dalam tiga golongan; satu golongan yang berjalan kakai,m satu golongan berkendaraan, dan satu golongan lagi berjalan dengan menggunakan wajah mereka…..” (HR. Tirmidzi, hadist no.3042)
Firman Allah SWT dan sabda Rasulullah di atas adalah satu dari sekian banyak  berita ketuhanan tentang Padang Mahsyar. Dengan mengimani hari akhir, maka kita juga wajib mengimani adanya padang Mahsyar. padang di mana manusia di kumpulkan kembali setelah kiamat besar. Di kumpulkan berdasarkan golongannya.
Buku petaka padang mahsyar ini akan menyingkap runtutan peristiwa yeng terjadi saat itu, tentang mahysar, hisab, syafaat yang agung dan telaga Rosullulah berdasarkan ayat-ayat la Quran dan hadist-hadist yang shahih. Mungkin anda akan merinding tatkala membaca buku ini, tapi jangan berhenti, teruslah membacanyaa. Karena rasa takut anda adalah insya allah akan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi di dunia ini agar mendapat tempat yang baik di padang mahysar kelak dan di kumpulkan bersama golongan orang-orang yang beriman.  (UmiSukadi)